Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Drama dan Teater berdasarkan Jenisnya

Perbedaan Drama dan Teater (Foto untad.ac.id)
Banyak orang mengartikan drama dan teater adalah hal yang sama. Padahal sebenarnya keduanya memiliki perbedaan, walaupun keduanya memang termasuk dalam seni peran. Dimana akan ada orang atau tokoh yang memainkan drama atau teater. Lalu apa saja perbedaannya? Yuk, simak ulasan perbedaan drama dan teater di bawah ini!

Perbedaan Drama dan Teater

Inilah beberapa perbedaan drama dan teater di lihat dari beberapa sisi!

Secara Istilah

Drama dari kata "Draomai" yang diartikan sebagai bertindak, berlaku, atau berbuat. Menurut Anne Civardi, drama merupakan kisah yang diceritakan dengan kata-kata dan gerakan. Drama juga diartikan pula sebagai suatu bentuk narasi yang dipentaskan dan merupakan gambaran kisah kehidupan alam manusia melalui akting.

Sedangkan, istilah teater diartikan sebuah kisah hidup manusia yang dipentaskan dengan media, baik berupa gerak dan percakapan. Teater biasanya ditampilkan di sebuah gedung pertunjukan atau ruang tertentu, sering juga disebut sebagai auditorium.

Tempat Pertunjukan
Umumnya drama bisa dilakukan dimana saja, misalnya di gedung, rumah sakit, jalanan, tempat wisata, dan lain sebagainya. Namun, untuk teater hanya dilakukan di panggung pementasan seperti auditrium dengan dilengkapi dekorasi tertentu yang mendukung naskah cerita.

Dari Segi Cerita

Jika dilihat dari segi cerita, drama lebih menampilkan isi cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bisa berupa cerita pendek dengan permasalahan sederhana maupun cerita panjang dengan permasalahan yang kompleks. Sementara untuk isi teater sendiri diambil dan dipilih dari naskah tertentu yang sudah disusun secara terstruktur. Umumnya hanya mengangkat satu tema dalam sekali pertunjukkan.

Dilihat dari Ciri-Ciri Umumnya

Perbedaan drama dan teater bisa dilihat dari ciri-ciri umumnya, diantaranya:

Pengucapan Vokal

Untuk drama cenderung tidak dituntut pengucapan vocal yang kuat atau keras karena sudah didukung dengan teknologi canggih seperti speaker dan microphone, serta melalui proses editing sebelum ditampilkan. Sementara, dalam teater pemain dituntut untuk mengeluarkan suara yang kuat dan jelas saat tampil dipanggung agar semua penonton dalam auditorium mampu mendengarkannya.

Pengaturan Emosi

Saat memerankan drama, emosi pemeran akan dibantu dengan kamera dan alat-alat khusus untuk menangkap emosi dari berbagai sisi. Sementara di dalam teater, tokoh pemeran harus menampilkan emosi dengan kuat sesuai dengan naskah, sehingga terlihat nyata oleh penontonnya.

Pengambilan Adegan
Untuk pengambilan adegan, pemain drama dapat melakukan beberapa kali adegan yang sama demi mendapatkan adegan terbaik sebelum ditayangkan. Sementara, dalam teater pemain harus menampilkan adegan sesuai naskah tanpa mengulang-ulang dan terus berjalan ke adegan selanjutnya.

Sudah pahamkan, apa saja perbedaan drama dan teater. Sinetron televisi yang Anda tonton merupakan contoh drama, sementara pertunjukan cerita Rama dan Sinta merupakan contoh teater.