Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Resiko Usaha Ayam Geprek untuk Pemula

Resiko usaha ayam geprek
Bisnis kuliner berupa ayam geprek sangat bagus karena peminatnya makanan ini banyak dan sudah populer. Makanan ayam geprek, berupa ayam goreng dengan kreasi tepung ini jadi bidikan para anak - anak hingga orang tua yang ingin hemat bersantap. Meski harga nya murah bukan berarti usaha ayam geprek tidak ada keuntungan besar.

Sejatinya usaha ayam geprek sama halnya dengan ayam goreng lesehan atau rumah makan hanya saja penyajian nya yang di geprek / di penyet. Rasanya yang khas beda dengan ayam goreng pada umumnya, ayam geprek punya sensasi tersendiri apalagi jika campuran tepung nya renyah dengan bumbu yang pas.

Resiko usaha Ayam Geprek

Lalu apa saja sih resiko jika membuka usaha ayam geprek bagi pemula? Semua usaha ada resiko atau konsekuensinya, baik yang baru mau memulai ataupun ketika sudah berjalan nanti. Setidaknya menurut pantauan dan pengalaman beberapa pelaku usaha ayam geprek, terdapat resiko.

Resiko terbagi dua yaitu saat merintis dan saat sudah lancar (Banyak pelanggan). Agar tidak memberikan cerita manis semata, mari kita bahas resiko yang akan dihadapi jika kita membuka usaha ayam geprek ini.

1. Saat Masa Awal Merintis

Ketika usaha ayam geprek sudah mulai dibuka maka resiko yang harus dihadapi adalah Tidak Laku, Kurang Bersabar dan Ragu - ragu. Itu hal lumrah dan percaya saja masa merintis pasti akan dialami.

Tiga poin tersebut sangat terasa bagi pemula, namun jangan kendor semangat dan tetap yakin, tahapan tersebut akan dilalui. Lakukan strategi yang bagus seperti daftar di Go Food, siasati harga sesuai pasaran. Sajikan racikan tepung pada ayam geprek yang pas, agar pelanggan menyukai.

2. Saat Sudah Lancar

Setiap usaha yang paling di jaga adalah pelanggan, kita sudah merintis mencari pelanggan dengan racikan yang khas janganlah dikecewakan. Jika resep berubah biasanya pelanggan akan berpindah dan tidak order ke kita lagi. Kemudian jangan pernah menyajikan ayam yang sudah tidak segar karena itu fatal. Dan jangan sekali-kali menyepelekan kebersihan. Meski ayam dilapisi Tepung tetap harus bersih. Jangan ada bulu ayam yang masih menempel karena itu sangat menjijikkan dan akan di cap Jorok.

Resiko selanjutnya adalah kita tergiur dengan Harga. Tak dipungkiri ketika menjalankan usaha makanan ayam geprek akan terbesit menaikkan harga. Jangan terburu buru, kalaupun pelanggan mu sudah banyak. Lihat harga pasar kalau harga kita terlalu tinggi maka akan mengurangi omset, karena pelanggan akan pindah.

Keuntungan Usaha Ayam Geprek

Sudah kita bahas sedikit resiko tentang usaha ayam geprek diatas, sekarang mari kita ulas keuntungan atau keunggulan usaha ayam geprek ini. Semoga jadi penyemangat ya.

# Keuntungan Besar

Usaha ayam geprek bisa dibilang dapat untung besar karena dari 1 ayam bisa jadi 16 potong ayam geprek. Jika dihitung harga 1 ayam kemudian dibandingkan dengan hasil 16 ayam geprek tentu lumayan besar.

# Tidak Merepotkan

Usaha ayam geprek tidak merepotkan, ayam dan racikan tepung digoreng dan dibungkus, kita bisa menyiapkan adonan tepung secara singkat dan mudah

# Bahan baku mudah

Untuk bahan baku ayam sangat mudah didapat. Artinya kita tidak perlu khawatir masalah bahan baku. Apalagi tepung, aneka lalapan dan bumbu sangat tersedia banyak di pasar atau warung kecil. Itulah keuntungan usaha ayam geprek. Semoga bermanfaat ya artikel ini..