Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Kelebihan dan Kekurangan Usaha Sayuran Hidroponik

Manusia hidup perlu makan, tanpa makan atau mengonsumsi makanan mereka tidak bisa bertahan hidup lama. Pasalnya, tanpa asupan makanan nantinya manusia lama-kelamaan bisa mati karena kekurangan gizi.

Adapun jenis makanan yang dikonsumsi oleh manusia itu banyak jenisnya, mulai dari buah-buahan, makanan ringan, nasi sebagai makanan pokok hingga sayur-sayuran yang menyehatkan. Dengan mengonsumsi makanan berupa buah-buahan atau sayur-sayuran yang mengandung banyak vitamin itu sangat baik bagi tubuh kita.

Maka tak heran, apabila kebutuhan akan buah-buahan ataupun sayur-sayuran ini setiap harinya selalu bertambah. Sehingga hal ini otomatis membuat usaha pertanian sayuran pun ikut terkena dampak positifnya.

Meskipun realitanya di lapangan pengembangan lahan pertanian itu tidak begitu bagus disebabkan lahan yang kian sempit. Maka dari itu, membuat manusia harus berpikir dan lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan lahan agar kebutuhan sayuran yang diinginkan tetap terpenuhi.
Kebutuhan akan sayur-sayuran tidak hanya dipenuhi dari masyarakat desa saja. Namun juga dapat dipenuhi dari masyarakat kota dengan cara mengolah dan memanfaatkan lahan yang terbatas.

Biasanya teknik yang cocok dalam lahan sempit ini adalah cara bercocok tanam secara hidroponik. Pasalnya, menanam dengan cara hidroponik ini mempunyai banyak keuntungan daripada menanam secara konvensional.

Oleh karena itu bagi yang tengah menggeluti bisnis dalam bidang sayur-sayuran. Kenali dulu apa kelebihan dan kerugian berbisnis sayuran terutama dengan menggunakan teknik hidroponik ini. Agar kedepannya tidak salah dan usaha sayuran yang digeluti makin berkembang.

A. Kelebihan Usaha Sayuran Secara Hidroponik

Adapun beberapa kelebihan dalam merintis usaha sayuran secara hidroponik adalah sebagai berikut ini:

1. Budidaya Hidroponik Risiko yang Rendah

Menurut pernyataan dari Dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, IPB, Herry Suhardiyanto. Untuk yang ingin memulai usaha sayuran secara hidroponik ini tidak perlu membutuhkan lahan yang luas atau tanah yang banyak. Sebab, media tanam yang digunakan berupa air dan oksigen.

Selain itu, teknik hidroponik ini lebih rendah dan tidak perlu ada ada pengerjaan pemerataan tanah, gulma, dan mudah dalam pengaturan keasaman serta dosis unsur hara.

2. Dapat Ditanam di Tanah yang Tidak Biasa/Tidak Subur

Untuk memulai usaha sayuran secara hidroponik kelebihan lainnya adalah tidak perlu pusing mencari lahan untuk menentukan tanah/lahan mana yang bagus atau subur. Pasalnya, kebanyakan beberapa tanaman sayuran memerlukan tanah yang subur agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Namun sebaliknya tanaman sayuran hidroponik dapat tumbuh dengan baik hanya bermodalkan cahaya, air dan gas CO2 saja. Memang cahaya adalah faktor penting sebagai proses metabolisme pertumbuhan tanaman.

3. Sayuran dengan Kualitas yang Bersih

Gaya hidup sehat dan kebutuhan akan sayuran yang meningkat membuat masyarakat kita lebih selektif dalam membeli sayur-sayuran untuk dikonsumsi. Apalagi konsumen tahu akan bahayanya penggunaan pestisida ke tanaman. 

Maka dari itu salah satu kelebihan sayuran hidroponik adalah kualitasnya yang lebih bersih. Maka dari itu usaha sayuran hidroponik ini memang sejatinya akan menjanjikan.

4. Keuntungan yang Besar

Apabila seseorang memilih untuk usaha sayuran secara hidroponik dan digeluti secara serius, maka akan mendatangkan profit yang besar. Ini karena sudah banyak orang yang tahu akan manfaat mengonsumsi sayuran hidroponik bagi kesehatan.

Jadi, keuntungan yang akan didapat apabila kita melakukan bisnis sayuran hidroponik ini sistem penjualannya tidak per kilo seperti sayuran konvensional. Sayuran hidroponik dijual per 200 gram, kalau 200 gram harganya Rp 10 ribu, artinya satu kilogramnya Rp 50 ribu.

B. Kekurangan Usaha Sayuran Hidroponik

Namun dibalik kelebihan ada terselip kekurangan usaha sayuran secara hidroponik yaitu.


1. Tingkat Persaingan yang Cukup Tinggi

Memang tidak dapat dipungkiri kekurangan dari usaha sayuran hidroponik ini adalah persaingan yang tinggi. Oleh karena itu kita harus memutar otak dan membuka usaha tanaman hidroponik yang berbeda dari kompetitor lainnya.

Misalnya kita memberikan perbedaan dari segi tanaman maupun kesegaran sayuran serta buah-buahan yang diberikan. Dengan memberikan sayuran yang berkualitas maka konsumen akan menyukainya.