Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kelebihan dan kekurangan COR Manual dan INSTAN

Cor beton manual vs cor beton Instan pada proyek bangunan memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Dari jenis bangunan atau proyek tersebut umumnya akan melakukan cor beton seperti cor dak. Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan Cor manual dan Instan?

Cor beton Instan disebut juga ready mix, mungkin kita sering menjumpai ada truk besar dengan molen dibelakang nya. Beton instan proses takaran material dilakukan otomatis sesuai mutu yang diminta. Itulah yang dimaksud dengan beton ready mix (Beton Intstan).

Sedangkan Cor beton manual tidak menggunakan truk molen tetapi dilakukan oleh tukang (pekerja) hanya menggunakan mesin molen mini, proses penakaran material juga dilakukan secara manual.

Kelebihan dan kekurangan COR Manual dan INSTAN
Dari segi efisiensi waktu cor instan ready mix adalah pilihan yang tepat, sehingga tidak merepotkan pekerja dan bisa mengerjakan proyek dengan cepat. Disamping itu cor instan sangat rata komposisi adukan mutunya.

Namun kelemahan cor instan adalah akses lokasi harus terjangkau truk. Sedangkan cor manual tidak. Cor manual sangat efisien jika untuk kelas rumahan. Biasanya cor instan dilakukan untuk menggarap gedung bertingkat, atau rabat beton. Berikut  kelebihan dan kekurangan cor instan dan Manual:

Kelebihan Cor Instan Ready Mix
  • Menghemat waktu pengecoran.
  • Low Cost dibanding membuat komposisi pengecoran secara manual.
  • Tidak perlu repot-repot menakar mutu beton yang diinginkan.
Kekurangan Cor Instan Ready Mix
  • Tidak semua truk pengirim beton dapat menjangkau lokasi pengecoran
  • Batching plant ready mix hanya ada di kota-kota tertentu
  • Bila tidak cepat-cepat diaplikasikan, beton akan cepat mengeras setelah 8 jam
Kelebihan Cor Manual
  • Tidak perlu lahan luas untuk mengaduk coran
  • Bisa dimana saja, meskipun akses jalan sempit
  • Lebih hemat biaya jika untuk proyek kecil
  • Tak perlu repot siaga tukang, karena proses cor sesuai takaran dan kemampuan pekerja
Kekurangan Cor Manual
  • Lebih lama menyita waktu
  • Lebib ribet 
  • Banyak biaya jika proses cor sekala besar
  • Tidak rata komposisi adukan
  • Mutu beton kurang merata karena proses takaran manual