Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Resiko dan Kelemahan Bisnis Servis Komputer Laptop

Di era sekarang ini dan teknologi yang semakin pesat membuat perangkat seperti laptop atau komputer ini banyak dibutuhkan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja kantor, pekerja lepas, pengusaha, sampai ibu rumah tangga memiliki laptop masing-masing atau komputer di rumah.

Bahkan perangkat komputer atau laptop sudah menjadi kebutuhan pokok manusia modern. Apalagi saat COVID 19 melanda, banyak orang atau pekerja yang mulai terbiasa bekerja dari rumah.

Mungkin hal ini dapat dimanfaatkan untuk menjadi ide peluang usaha yang berhubungan dengan teknologi ini. Salah satunya adalah dengan membuka peluang bisnis servis komputer. Hal tersebut lantaran hal-hal yang berkaitan dengan perangkat elektronik seperti laptop atau komputer sangat riskan terjadi kendala.

Namun, tidak semua orang berani mengotak-atik untuk memperbaiki komputer atau laptop yang mereka miliki karena harganya mahal.
Ya, di era sekarang ini peluang bisnis service laptop dan komputer terbilang cukup menjanjikan. Namun meskipun demikian setiap usaha pasti ada kelebihan dan kekurangannya.

Termasuk beberapa resiko yang mungkin terjadi pada saat kita menjalankan bisnis servis komputer ini. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berikut ini adalah beberapa resiko yang mungkin terjadi saat kita membuka bisnis servis komputer.

1. Keahlian Teknisi tidak Sebanding dengan Masalah yang Ditangani

Risiko pertama yang harus dihadapi ketika berbisnis servis komputer atau pun laptop ini adalah soal keahlian. Mungkin saja keahlian kita sendiri sudah sangat baik, tetapi masalah teknis seringkali muncul.

Untuk masalah software saja misalnya, ini sangat mungkin hadir virus atau malware baru yang butuh penanganan berbeda. Jika memang tidak mampu menghadapi satu kendala, jangan sungkan menyerahkan pada teknisi lain karena kekecewaan pelanggan akan sangat merugikan.

2. Kerusakan Lebih Parah

Pada dasarnya setiap bisnis punya resiko yang fatal termasuk bisnis servis komputer ini dimana kerusakaan yang justru lebih parah setelah percobaan perbaikan.

Tidak hanya karena faktor human error, kerusakan juga bisa terjadi karena faktor lain seperti terkena air karena ruang bocor. Kemudian, biaya tidak terduga mau tidak mau harus disiapkan untuk mengatasi hal-hal seperti ini.

Cara mengatasinya adalah
lebih baik mengganti agar kembali ke kondisi seperti saat di bawa, daripada berbohong dan membiarkan komputer semakin rusak.

3. Ketidakmampuan Memperbaiki

Banyak faktor yang membuat bisnis servis laptop dan komputer tidak mampu memperbaiki sesuatu. Ini dapat terjadi karena beberapa hal berikut; kurangnya kemampuan teknisi, masalah yang terlalu besar, atau peralatan yang tidak memadai.

Apabila kita memang tidak sanggup memperbaiki jangan memaksakan diri dan katakan sejujurnya kepada pelanggan.
Hal ini tentu lebih baik dibandingkan kita menahan komputer milik pelanggan terlalu lama.

4. Risiko Pencurian

Risiko bisnis servis komputer yang merugikan adalah terjadinya pencurian. Oleh karena hal berbahaya ini harus benar-benar dihindari dan diantisipasi.

Pastikan bahwa toko atau tempat penyimpanan barang benar-benar aman dari pencurian. Jika perlu, beri sistem keamanan berlapis agar perangkat komputer aman dari pencurian.