Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jangan Salah Beli! Ini Bedanya Aki Merah dan Biru

Pemilik kendaraan pasti sudah mengetahui betapa pentingnya aki untuk kendaraan. Untuk itu ketika ada suatu masalah pada kendaraan pasti yang pertama di di cek adalah busi dan aki nya.

Nah, bagi kalian jangan lupa untuk selalu cek air aki di kendaraan anda sebelum terjadinya masalah.

Air aki harus segera di tambah ketika sudah berada di bawah ambang batas. Pengisian aki ini dapat dilakukan di banyak bengkel di daerah anda, namun taukah anda bahwa air aki memiliki dua jenis. Jadi jangan sampai anda salah ketika mengisi air aki.

Perbedaan Aki Warna Merah dan Warna Biru
Foto sukanyamotor.com
Secara umum dan yang sering kita jumpai warna aki ada dua jenis yaitu warna merah atau sering disebut aki zuur dan yang berwarna biru. Keduanya tentu memiliki perbedaan yang mendasar sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Aki Warna Biru

Secara sederhana, aki yang botolnya berwarna biru digunakan untuk menambah cairan yang sudah sedikit, sedangkan untuk aki yang baru harus menggunakan botol yang berwarna merah. Jika fungsinya berbeda tentu zat kandungan airnya juga berbeda.

Aki Warna Merah

Aki dengan kemasan berwarna merah atau aki zuur mengandung asam sulfat (H2S04) yang memiliki elektrolit, yaitu zat yang dapat menyimpan dan menghantarkan listrik. Cairan aki zuur ini cukup berbahaya karena jika terkena kulit maka akan gatal-gatal.

Karena adanya zat tersebutlah maka aki zuur ini harus digunakan pertama kali atau ketika aki anda baru.

Biasanya masing-masing bengkel sudah menyediakan jenis aki ini sehingga anda tidak perlu khawatir akan susah mencari aki zuur ini.

Sedangkan air aki berkemasan biru dipakai untuk menambah volume. Jadi ketika aki sudah di bawah ambang batas maka anda isi dengan aki kemasan biru.

Air aki ini pada dasarnya adalah air yang sudah mengalami demineralisasi sehingga tidak mengandung logam sama sekali. Air jenis ini tidak akan menambah berat jenis H2SO4 yang masih tersisa.